Brushers, setelah berbulan-bulan menghadapi tugas, ujian, dan tekanan akademik, enggak sedikit anak remaja yang justru merasa cemas, bosan, kehilangan motivasi, atau bahkan “kosong” pasca ujian. Wajar saja, sebab kesibukan belajar mendadak hilang, tergantikan dengan overthinking tentang bagaimana hasilnya nanti.
Pastinya Brushers enggak mau, dong… liburan setelah ujian yang seharusnya menjadi masa tenang justru menjadi momok kecemasan? Nah, menggambar bisa jadi salah satu aktivitas menenangkan untuk mengatasi cemas, lho! Yuk simak penjelasannya di artikel Brush Studio berikut ini!

Dalam sebuah studi kecil pada tahun 2007, peserta diminta menuliskan 10 kekhawatiran terbesar mereka. Setelah itu, mereka menghabiskan waktu selama 20 menit untuk menggambar atau hanya mengamati karya seni. Hasilnya, kelompok yang menggambar melaporkan perbaikan suasana hati yang lebih besar dibandingkan kelompok yang hanya melihat karya seni. Hal ini karena saat menggambar perhatian berpindah dari kekhawatiran menuju garis, bentuk, warna, atau objek yang sedang dibuat, sehingga otak mendapat kesempatan untuk beristirahat dari siklus overthinking.
Dilansir dari Psych Central, Hayley Wilds, seorang konselor berlisensi sekaligus terapis seni dari Pittsburgh, menjelaskan bahwa menggambar membantu tubuh menjadi lebih rileks dan mendukung regulasi emosi. Menurutnya, terkadang membicarakan kecemasan justru membuat seseorang semakin fokus pada kekhawatiran tersebut. Sebaliknya, menggambar sebagai aktivitas non-verbal dapat memberikan jeda yang dibutuhkan pikiran.
Baca Juga: Kenapa Les Gambar Gak Kalah Penting dengan Les Akademik?
3. Menurunkan Hormon Stres sehingga Tubuh Lebih RileksPenelitian dari Universitas Drexel pada tahun 2015 menemukan bahwa kadar kortisol, hormon yang berkaitan dengan stres, menurun pada 75 persen peserta setelah mereka membuat karya seni selama 45 menit. Temuan ini menunjukkan bahwa seseorang enggak perlu menjadi artist profesional untuk merasakan manfaat relaksasi dari aktivitas kreatif.
Studi dari Harvard Health tahun 2021 menyoroti bahwa aktivitas seni dapat meningkatkan suasana hati melalui peningkatan dopamin, yaitu zat kimia otak yang berkaitan dengan rasa senang dan penghargaan. Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa aktivitas kreatif membantu meningkatkan ketahanan emosional dalam menghadapi tekanan sehari-hari.

Mengutip Nicole Rainey, terapis seni terdaftar dan konselor kesehatan mental berlisensi di Tallahassee dari laman PsychCentral, menyebut menggambar sebagai teknik menenangkan yang efektif karena memberikan rasa kendali secara langsung.
Menurutnya, saat seseorang menggambar, mereka enggak hanya memikirkan tentang kendali, tetapi benar-benar merasakan kendali di tangan mereka terhadap pena dan kertas. Pengalaman ini membantu membangun kembali rasa stabilitas yang sering terganggu saat seseorang mengalami kecemasan.
Baca Juga: 7 Alasan Kamu Perlu Belajar Gambar, Banyak Manfaatnya!

Luangkan waktu sekitar 20 hingga 30 menit di tempat yang tenang. Lalu, gambarlah apa pun yang sedang kamu rasakan tanpa memikirkan hasil akhirnya. Enggak perlu membuat objek yang sempurna, cukup gunakan warna, garis, atau bentuk sederhana yang mewakili emosimu saat ini.
Mindful drawing atau menggambar dengan penuh kesadaran dapat dilakukan dengan membuat pola sederhana yang berulang, seperti spiral, garis, atau bentuk geometris. Saat menggambar, perhatikan napasmu dan rasakan bagaimana pensil bergerak di atas kertas, dengarkan suara gesekannya, sembari fokus pada pengalaman tersebut. Hindari kebiasaan menghapus terus-menerus atau mengkhawatirkan kesempurnaan gambar. Fokuslah pada proses, bukan hasil.
Mirip seperti sketchbook untuk melatih sketching harianmu, art journal dapat menjadi ruang aman untuk menuangkan pikiran dan perasaanmu setiap hari. Kamu bisa menggabungkan sketsa, warna, tulisan pendek, atau potongan gambar yang menggambarkan kondisi emosionalmu saat ini untuk membantu meningkatkan self-awareness sekaligus menjadi sarana refleksi yang menenangkan.
Baca Juga: 6 Tips Menjaga Kebiasaan Menggambar saat Libur Ujian

Kalau kamu bingung harus menggambar apa dan mulai dari mana, coba ajukan pertanyaan sederhana berikut ini:
Pertanyaan-pertanyaan ini dapat membantumu membuka ruang eksplorasi emosi secara lebih mendalam, lho! Kreativitasmu pun jadi terasah.
Nah, buat kamu yang suka gambar dan mengalami cemas pasca ujian, bisa banget menyibukkan diri dengan ikut Graduation Break Art Intensive! Melalui program dari Brush Studio ini, kamu bisa me` dan konsisten. Isi kepalamu pun jadi lebih fresh sebelum masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Yuk, langsung saja daftar dengan klik WhatsApp sebelum kuota habis!
Redaksi: Tim Brush Studio
Sumber: