Brushers ingin mulai eksplor dunia lukis dengan media yang ringan dan mudah? Melukis dengan cat air bisa jadi salah satu pilihan seru buat Brushers yang baru belajar. Media ini enggak cuma bikin ketagihan, tapi juga punya efek transparan yang satisfying banget saat pigmen warnanya mengalir di atas kertas. Nah, biar proses belajarmu makin lancar dan hasilnya langsung kelihatan aesthetic, yuk pelajari tipsnya!
Baca Juga: Lagi Stres Kerja? Coba Atasi dengan Menggambar!
A. Mengapa Cat Air Cocok untuk Pemula?
1. Praktis dan Mudah Dibersihkan
Cat air termasuk media yang praktis karena cukup menggunakan air saat proses melukis dan membersihkan peralatan. Selain itu, cat air juga enggak memiliki bau menyengat sehingga nyaman digunakan untuk belajar dan bereksperimen.
2. Lebih Hemat Pigmen
Penggunaan air yang lebih dominan dibanding cat membuat pemakaian pigmen jadi super hemat. Kamu cuma butuh sedikit cat untuk menghasilkan banyak usapan warna.
3. Punya Karakter Warna yang Unik 
Cat air menghasilkan warna yang transparan, lembut, dan terlihat glowing karena cahaya masih bisa memantul dari permukaan kertas. Karakter inilah yang membuat watercolor punya tampilan khas yang sulit digantikan media lain.
Seperti gambar Vivi, salah satu murid Brush Studio, di samping. Adanya transparansi yang dihasilkan cat air pada gambarnya membentuk lapisan warna yang memancarkan cahaya dan tekstur.
4. Mudah Dicampur dan Relatif Terjangkau
Brushers bisa bereksperimen dengan mencampurkan berbagai warna dan jumlah air untuk mendapatkan hasil yang berbeda. Perlengkapannya pun relatif mudah didapat dan enggak harus mahal untuk mulai berlatih.
Di Brush Studio, kami telah menyediakan berbagai perlengkapan untuk melukis yang sudah termasuk dalam biaya les. Jadi, kamu hanya perlu datang membawa diri, deh!
Baca Juga: Apakah Terlambat bila Belajar Gambar saat Dewasa?
B. Tips Melukis dengan Cat Air untuk Pemula
1. Mulai dari Warna Terang ke Gelap
Salah satu aturan penting dalam watercolor adalah light to dark. Karena cat air bersifat transparan, kamu sebaiknya mulai dari warna paling terang terlebih dulu, kemudian perlahan menambahkan warna yang lebih gelap.
Berbeda dengan cat akrilik, warna putih dalam watercolor umumnya berasal dari kertas. Jadi, area yang ingin tetap putih perlu direncanakan sejak awal.
2. Buat Bentuk Besar sebelum Detail
Jangan buru-buru mengejar detail! Mulailah dengan bentuk-bentuk besar menggunakan kuas yang lebih besar dan sapuan warna tipis.
Setelah bentuk utama terbentuk dan mengering, kamu bisa menggunakan kuas yang lebih kecil untuk menambahkan detail. Dengan begitu, lukisan akan terasa lebih utuh dan terstruktur.
3. Rencanakan Lukisan dan Palet Warna sebelum Mulai 
Watercolor membutuhkan perencanaan karena kamu enggak bisa sembarangan menimpa warna seperti ketika menggunakan cat akrilik. Apalagi, lebih mudah membuat warna menjadi lebih gelap daripada mengembalikannya menjadi terang.
Jadi, tentukan kombinasi warna dan bagian paling terang, gelap, serta pilihan warna yang ingin digunakan sejak awal. Hindari terlalu sering menambahkan warna baru di tengah proses karena bisa membuat keseluruhan lukisan terlihat kurang harmonis.
4. Pahami Warna akan Pudar saat Kering (Color Fading)
Saat air menguap, konsentrasi pigmen menembus serat kertas sehingga warna akan terlihat lebih terang setelah kering. Untuk mengantisipasinya, gunakan konsentrasi pigmen yang sedikit lebih pekat saat kamu mencampur warna.
5. Perhatikan Jumlah Air yang Dibutuhkan
Jumlah air sangat menentukan hasil watercolor. Nah, untuk mengurangi kelebihan air, selalu sediakan tisu di dekatmu. Tisu sangat berguna untuk menyerap kelebihan air pada kuas (water control), merapikan noda air (puddle), atau mengangkat pigmen basah untuk memberi efek highlighting.
Baca Juga: Belajar Gambar Otodidak vs Ikut Kelas, Mana yang Bikin Cepat Jago?
C. Kesalahan Umum Pemula saat Melukis dengan Cat Air
1. Menggunakan Air Terlalu Banyak atau Terlalu Sedikit
Air berlebih bikin kertas tampak becek dan warna menyebar enggak terkontrol. Sebaliknya, air yang terlalu sedikit membuat cat terasa kaku dan terlihat seperti cat akrilik. Sebaiknya sediakan dua wadah air, satu untuk membilas kuas dan satu untuk air bersih saat ingin mengganti warna.
2. Mencampur Terlalu Banyak Warna
Terlalu banyak warna yang bercampur dapat membuat hasil lukisan terlihat keruh. Mulailah dengan palet warna yang sederhana dan kembangkan secara bertahap.
3. Tidak Menunggu Layer Kering
Menambahkan layer baru ketika layer sebelumnya masih basah dapat membuat warna meleber dan detail menghilang. Beri waktu cukup lama sampai setiap layer mengering sebelum melanjutkan ya, Brushers.
4. Terlalu Banyak Mengutak-atik 
Salah satu tantangan watercolor adalah menahan keinginan untuk terus memperbaiki lukisan saat masih basah. Padahal air dan pigmen perlu dibiarkan bekerja secara natural. Terlalu sering menyentuh area yang sama justru dapat mengganggu penyebaran pigmen dan membuat warna jadi terlihat kusam.
5. Menekan Kuas Terlalu Keras
Watercolor lebih cocok diaplikasikan dengan sapuan yang ringan. Tekanan kuas yang terlalu kuat dapat membuat tekstur kertas terganggu dan hasil sapuan menjadi kurang halus.
6. Takut Membuat Kesalahan
Karena cat air berbeda dengan cat akrilik yang mudah ditimpa bila terjadi kesalahan, enggak sedikit murid kami yang jadi takut melakukan kesalahan saat melukis dengan cat air. Tapi enggak perlu takut salah ya, Brushers! Watercolor justru punya banyak efek natural yang muncul dari pergerakan air dan pigmen.
Terlebih untuk kamu yang perfeksionis, enggak semua kesalahan perlu diperbaiki, lho! Terkadang, hasil yang enggak direncanakan justru bisa menjadi bagian paling menarik dari sebuah karya.
Pada akhirnya, belajar melukis dengan cat air bukan tentang membuat karya yang langsung sempurna. Kamu perlu mempelajari pergerakan air, memahami karakter pigmen, sekaligus memberi ruang agar warna berkembang secara natural.
Nah, kalau kamu ingin mengembangkan kemampuan melukis dengan cat air baik untuk hobi atau menjadi professional artist, Brush Studio punya Drawing & Painting Class yang sesuai dengan kebutuhanmu. Yuk, klik WhatsApp sekarang dan mulai upgrade skill-mu sesuai gayamu bersama Brush Studio!
Redaksi: Tim Brush Studio
Referensi Artikel
- Inspirasi Ilustrasi Cat Air (Instagram @brushillustration)
- The Golden Rules of Watercolor - Watercolor Affair
- Watercolour Tips for Beginners - Donna Stiles Art
- Watercolour 101: Panduan Dasar Cat Air - The Print School
- Starting a Watercolour Painting What to Paint First - Louise De Masi
- Watercolors Project for Kids - Doodlewash
Sumber Gambar
- Ilustrasi Palet Warna: Watercolor Paint Color Palette via Magnific
- Ilustrasi Pelukis: Senior Painter Using Watercolor via Magnific.